Diet Dengan Paprika

Paprika

Yoo siapa yang suka paprika ?

Kalau yang ga suka rugi deh, apalagi kalau Anda yang ingin menurunkan berat badan, lho apa hubungannya ? gini lho, karena Paprika sangat rendah kalori. Meskipun Anda menghabiskan segelas penuh jus paprika, hanya ada 45 kalori di dalamnya. Namun porsi tersebut sudah mampu memberikan asupan vitamin A dan C untuk 1 hari.

Menurut sumber terpecaya paprika dengan nama latin Capsicum annuum L. adalah tumbuhan penghasil buah yang berasa manis dan sedikit pedas dari suku terong-terongan atau Solanaceae. Buahnya yang berwarna hijau, kuning, merah, atau ungu sering digunakan sebagai campuran salad. Dalam pengertian internasional, paprika dipakai untuk menyatakan hampir semua varietas C. annuum, termasuk yang pedas.

Nama-nama tertentu, seperti pepperoni, diberikan untuk paprika dengan ciri penampilan, penggunaan, atau rasa yang khas. Sayuran yang berbentuk lonceng dibudidayakan lebih dari 900 tahun yang lalu di Amerika Tengah dan selatan, sekarang tersebar luas dan dibudidayakan di hampir semua daerah tropika dan subtropika.

Tanaman paprika umumnya tumbuh setinggi 50 cm – 150 cm. Tanaman ini dapat cocok di berbagai iklim dan dapat tumbuh di berbagai belahan dunia. Untuk budidaya dengan hidroponika tinggi bisa mencapai 3- 4m. Ditanam Didaerah pegunungan dengan suhu minus.

Tanaman ini untuk di Indonesia sendiri banyak dibudidayakan di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. Terdapat berbagai Varietas paprika berdasarkan warna buahnya, diantaranya paprika hijau, kuning, merah, atau ungu yang sering digunakan untuk salad. Paprika termasuk keluarga cabai, hanya saja paprika tidak memiliki kandungan Capsicin, yaitu zat yang menimbulkan rasa pedas cabe.

Kandungan gizi yang paling umum pada paprika adalah karoten, vitamin B serta vitamin C. Sedangkan dalam paprika hijau, tiap 100gramnya mengandung protein 0.9g, lemak 0.3g, karbohidrat 4.4g, kalsium 7.0mg, besi 0.4mg, fosfor 22mg, vitamin A 540 IU, vitamin B1 22.0mg, vitamin B2 0.002mg, nyacin 0.4mg dan vitamin C 160mg.

Selain itu, sayur juga memiliki nutrisi penting bermanfaat bagi kesehatan. Asupan sayur yang memenuhi standar harian (antara 5-9 jenis sayur dalam satu hari) bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan mencegah ancaman penyakit seperti kanker, serangan jantung, dan diabetes.

Paprika mempunyai 3 warna, yaitu merah, kuning, dan hijau. Semua varian warna ini punya fungsi sama dalam menurunkan bobot tubuh, sekaligus menjaga kesehatan karena kandungan likopen dan asam lemak di dalamnya. Para ahli menyarankan untuk menyantap paprika setiap hari agar terhindar dari penyakit paru-paru, kanker usus besar, dan kanker pankreas. Paprika merah membantu dalam mengaktifkan thermogenesis dan meningkatkan tingkat metabolisme.

Paprika memiliki aksi termogenik ringan yang meningkatkan metabolisme tanpa meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah sehingga tidak seperti cabai. Oleh karena itu, paprika  dapat mendukung penurunan berat badan. Paprika yang kita ketahui masuk ke dalam sayuran yang mengandung banyak serat yang membantu Anda merasa kenyang lebih lama, sehingga terhindar dari makan yang berlebihan.

Ini yang menjadikan Anda bisa coba cara menurunkan berat badan alami ini untuk mengidealkan berat badan Anda, jadi salah satu penyeab banyaknya orang yang gemuk adalah kurangnya kesukaan mayotritas masyarakat terhadap paprika yang sebenarnya baik untuk memenuhi kebutuhan serat dan melancarkan metabolisme tubuh seperti yang dijelaskan diatas. Nah untuk lebih optimal dalam penurunan berat badan, bisa didampingi dengan pelangsing herbal kami, Acai Berry dari PT Adonai Perkasa, yang pastinya ampuh turunkan berat badan. Hanya dengan Rp 275.000 untuk sebulan bisa dapatkan sampai 12 kg penurunan berat badan, tertarik ? pesan sekarang juga !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *